√ 4 Cara Membuat Daftar Isi Otomatis dan Manual

3 min read

Cara Buat Daftar Isi

Halo pembaca Gamonesia, ketemu lagi di tutorial terbaru hari ini yang akan membahas cara membuat daftar isi secara otomatis dan manual untuk makalah, skripsi atau karya ilmiah.

Menulis makalah atau skripsi tidak semudah yang Anda kira. Ada beberapa aturan dalam tata cara penulisan dan format dasar yang harus dipatuhi. Sebab, kedua jenis karya tulis tersebut masuk ke dalam jenis karya tulis ilmiah yang harus ditulis mengikuti sistematika penulisan ilmiah.

Salah satu format yang wajib ada dalam makalah atau karya ilmiah adalah daftar isi. Meski keberadaannya sering diabaikan dan jarang dibaca orang, namun Anda tetap harus mencantumkan daftar isi di dalam karya penulisan Anda. Lantas, bagaimana cara buat daftar isi yang baik dan lengkap tersebut? 

Cara Mengatur Daftar Isi Secara Otomatis

 Cara Buat Daftar Isi

Hal yang wajib Anda ketahui sebelum mulai menulis daftar isi adalah daftar isi tidak bisa ditulis secara sembarangan. Karena jarang dibaca, terkadang orang asal-asalan saat membuat daftar isi. Padahal, keberadaan daftar isi dalam sebuah bahan literatur tak kalah penting dari isi pembahasannya.

Tanpa daftar isi, mustahil bagi Anda mengetahui bagian per bagian dari karya yang Anda tulis. Topik pembahasan yang dibedakan menjadi bagian per bagian halaman pun bisa tampak jelas karena adanya daftar isi. 

Untuk membuat daftar isi, ada dua cara yang bisa Anda gunakan yaitu cara manual dan otomatis. Mari bahas cara membuat daftar isi secara otomatis terlebih dahulu. 

Aturlah heading atau blok di program Word Anda. Caranya adalah blok seluruh atau sebagian tulisan yang ingin Anda jadikan daftar isi. Kemudian, atur tata letak heading dengan menggunakan fitur Style yang terletak di bagian atas tab Home.

Setelah itu, pilih Heading 1 untuk bagian tulisan utamanya, sedangkan Heading 2 untuk bagian sub tulisannya. Ulangi cara ini sampai tulisan yang mau Anda jadikan daftar isi selesai. 

Setelah melakukan pengaturan pada Heading, selanjutnya adalah memasukkan tulisan yang mau dijadikan daftar isi. Anda tinggal masuk ke menu References yang terletak di menu Home bagian atas. Lalu, pilihlah menu Table of Contents. Di sana Anda bisa memilih daftar isi yang dibuat secara otomatis atau manual.

Jika Anda ingin mengubah rincian detail yang ada pada menunya, Anda tinggal klik menu Table Update yang ada di pojok kiri bagian atas. Opsi tabel ke- 1 dan ke-2 adalah tabel otomatis, sedangkan opsi ke-3 adalah tabel manual. Sesuaikan saja pilihannya dengan kebutuhan Anda. 

Cara Membuat Daftar Isi Secara Manual

 Cara Buat Daftar Isi

Apa perbedaan antara membuat daftar isi secara manual dengan otomatis. Perbedaan paling mencolok terletak pada caranya. Jika ingin memakai daftar isi otomatis, Anda bisa menerapkan langkah-langkahnya seperti di atas. Tapi jika Anda ingin membuat daftar isi secara manual, Anda bisa terapkan cara-caranya berikut ini!

Orang-orang yang memilih membuat daftar isi secara manual adalah mereka yang tidak memiliki sub bagian pada tugasnya. Maksudnya, tugas mereka tidak menggunakan sub-sub poin yang panjang untuk menjelaskan masing-masing topik. Biasanya, mereka cuma butuh dua sampai lima sub bagian untuk daftar isinya. 

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengatur tata letak tab dengan menjadikannya di sisi kanan. Anda bisa mencari right tab ini di menu Ruler pada bagian tab View. Setelah menu Ruler muncul, akan muncul pula ikon Tab di bagian pojok kiri sebelah atas. Posisi ikon Tab ini berada tepat di bawah ikon Paste.

Setelah berhasil menemukannya, Anda harus klik ikon Tab ini, lalu atur tata letak tulisannya, jarak antar tulisannya, hingga posisinya. Dengan melakukan cara ini, Anda bisa membuat daftar isi yang rapi lengkap beserta dengan nomor halamannya. Jika sudah selesai, klik dua kali Tab yang berada di pojok kiri atas.

Untuk membuat titik-titik pada daftar isi, Anda bisa mengaturnya sedemikian rupa supaya terlihat rapi. Ulangi cara ini sampai daftar isi Anda selesai. 

Untuk memasukkan isi atau topik pembahasan tugas Anda, cukup tuliskan bagian per bagiannya ke dalam bagian sub judul. Supaya titik-titik di daftar isinya keluar, Anda harus menekan tombol Tab di keyboard sampai dirasa cukup. Jangan lupa juga untuk memasukkan nomor halaman yang sesuai dengan sub judul di makalah yang Anda buat. 

Cara Membuat Daftar Isi Makalah

Seberapa sering Anda bergelut dengan tugas-tugas mata kuliah dan juga makalah? Semakin sering Anda membuatnya, semakin paham pula Anda dengan berbagai trik cara buat daftar isi secara mudah. Meskipun terlihat mudah, nyatanya membuat daftar isi tidak semudah itu.

Bahkan proses pembuatannya pun sering menyita waktu yang cukup banyak dan hal itu melelahkan. Apalagi kalau tugas yang Anda kumpulkan ujung-ujungnya banyak direvisi oleh dosen.  

Tak perlu trik yang membosankan untuk membuat daftar isi ini terlihat mudah, karena trik ini bisa Anda pelajari sendiri. Coba Anda cari tutorial cara membuat daftar isi secara mudah di situs-situs ternama, browser, atau video Youtube. Pelajari secara perlahan, lalu langsung terapkan caranya dengan membuat daftar isi makalah Anda sendiri. 

Syarat Membuat Daftar Isi yang Harus Dilakukan

 Cara Buat Daftar Isi

Apa saja hal-hal yang harus Anda penuhi saat ingin menerapkan cara buat daftar isi? Berikut ini adalah daftarnya!

Tata Letak Tulisan yang Sesuai Format

Dalam setiap penulisan karya tulis ilmiah pasti ada ketetapan dan tata aturan penulisan yang wajib dipakai secara umum. Misalnya saja, tata letaknya. Untuk membuat daftar isi, Anda harus menggunakan rata kanan-kiri supaya tulisan terlihat rapi dan teratur.

Pastikan bahwa format tulisan yang Anda pakai juga sudah memenuhi format penulisan makalah yang ada supaya tidak direvisi. Misalnya, ukuran font, jarak antar spasi, dan jenis font yang dipakai harus sesuai dengan format karya tulis ilmiah. 

Style Heading yang Umum Dipakai

Selanjutnya adalah Style Heading. Ini adalah salah satu poin wajib yang terdapat di daftar isi. Ada beberapa jenis Style Heading yang bisa Anda pakai, tapi pada umumnya cuma dua style yang sering dipakai dalam penulisan makalah.

Yang pertama adalah Heading 1. Heading ini digunakan untuk menulis judul utama dari sebuah makalah. Ukuran hurufnya pun lebih besar dibandingkan sub judul. Selain Heading 1, ada juga Heading 2. Heading ini ukurannya lebih kecil dibandingkan Heading 1.

Perbedaan ini tak lain karena fungsinya. Ukuran huruf Heading 2 dibuat lebih kecil karena untuk menulis sub judul atau sub topik pembahasan. 

Titik-titik pada Nomor Halaman

Di setiap daftar isi pasti terdapat penomoran halaman. Nomor ini berfungsi sebagai penanda masing-masing topik yang sedang dibahas dalam makalah.

Namun, penomoran halaman pada daftar isi ini juga punya ciri khusus, yaitu ditulis setelah titik-titik panjang. Entah apa fungsinya, yang jelas titik-titik ini bisa memperjelas sub judul dengan nomor halaman yang dituju. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

5 × 3 =